Informasi Terpercaya Masa Kini

Viral Pria Buka Jasa Penukaran Uang Baru Miliaran di Pasuruan, Polisi Turun Tangan

0 4

jatim.jpnn.com, PASURUAN – Media sosial dihebohkan dengan seorang pria di Pasuruan bernama Rama Wildan karena membuka jasa penukaran uang.

Tak tanggung-tanggung jasa penukaran uang baru itu berjumlah miliaran rupiah hingga mendapat sorotan publik.

Menanggapi hal itu, kepolisian, Satpol-PP dan pihak perbankan melakukan pengecekan keaslian uang yang disimpan di Jalan Raya Bangil-Pandaan Kabupaten Pasuruan.

Mereka pun mengecek miliaran uang baru milik Wildan yang terdiri dari pecahan Rp2.000 hingga Rp20.000, menggunakan alat khusus Money Detector.

Kasat Binmas Polres Pasuruan Iptu Sunarti mengatakan pengecekan ini menindaklanjuti viralnya video uang baru yang cukup besar jumlahnya. Hal itu untuk memastikan keaslian dan konfirmasi kepada yang bersangkutan.

“Kemarin viral di medsos, kami melakukan pengecekan bersama untuk memastikan uang tersebut asli apa palsu, soalnya lagi ramai tukar uang baru,” kata Sunarti, Selasa (25/3).

Dari hasil pengecekan uang, kata Sunarti, petugas ternyata tidak menemukan tanda-tanda uang palsu. Menurutnya, pihak perbankan juga menyatakan uang tersebut asli.

“Hasilnya uang milik Wildan ini asli setelah dilakukan cek sesama tidak ditemukan indikasi palsu,” ucapnya.

Wildan dalam video klarifikasinya menyampaikan uang miliaran baru itu diperolehnya dengan berbagai cara, mulai  membeli secara online hingga mengerahkan tim untuk melakukan penukaran.

Dengan viralnya video uang baru tersebut pihak kepolisian memberikan imbauan agar selalu waspada akan tindak pidana kiriminal yang terpancing karena ada uang bernilai besar.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli mengimbau masyarakat lebih berhati-hati terhadap peredaran uang palsu, terutama saat melakukan penukaran uang baru jelang Hari Raya Idulfitri.

Kebiasaan menukar uang menjelang lebaran, kata dia, terkadang dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan uang palsu di tengah masyarakat.

Pihaknya pun telah mengambil sejumlah langkah antisipatif untuk mencegah peredaran uang palsu.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam menerima uang tunai. Pastikan keasliannya dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) atau dengan menukarkan uang di tempat resmi seperti perbankan,” ucapnya.

Selain itu, Polres Pasuruan juga meningkatkan pengawasan terhadap jasa penukaran uang yang marak menjelang Lebaran.

“Kami juga telah bekerja sama dengan pihak perbankan untuk memastikan adanya tanda keaslian atau pengemasan khusus pada uang yang ditukarkan sehingga masyarakat lebih mudah dalam mengenali keasliannya,” tuturnya. (mcr23/jpnn)

Leave a comment