Informasi Terpercaya Masa Kini

Playoff Liga Voli Korea – Telepon dari Indonesia Mantapkan Pengganti Mantan Kapten Red Sparks bergabung dengan Megawati Dkk, Kini Pertama Kali Rasakan Tembus Final

0 13

BOLASPORT.COM – Ada seorang pemain yang dipindahkan ke sebuah tim sebagai pemain kompensasi agen bebas, tetapi sekarang bermain pada final kejuaraan untuk pertama kali dalam hidupnya.

Daejeon JungKwanJang Red Sparks yang dilatih oleh pelatih Ko Hee-jin, menang 3-1 melawan Suwon Hyundai E&C Hillstate dalam pertandingan ketiga semifinal playoff di Suwon Indoor Gymnasium, Sabtu (29/3/2025).

Tim yang lebih dulu meraih 2 kemenangan lolos ke final Liga Voli Korea.

Dengan rekor seri 2 kemenangan dan 1 kekalahan, Red Sparks berhasil bermain di final kejuaraan untuk pertama kalinya dalam 13 tahun sejak musim 2011-2012.

Saat itu, komentator KBSN Sports Han Yu-mi, pelatih Pepper Savings Bank Chang So-yeon, pelatih Heungkuk Life Insurance Kim Se-young, Han Su-ji (pensiunan), dan Myeong-ok Lim (Korea Expressway Corporation) menjadi pusat perhatian.

Musim itu, monster Madeleine Montano Caicedo mendominasi Liga Voli Korea.

Yeum Hye-seon, Noh Ran, Park Hye-min, Lee Ye-dam, kecuali pemain domestik bermain pada final.

Pemain ini juga bermain untuk pertama kalinya yakni Pyo Seung-ju (outside hitter). Pyo Seung-ju memasuki panggung profesional sebagai pilihan keseluruhan pertama dalam draft pemula 2010, tetapi belum pernah bermain di final kejuaraan.

Baca Juga: Ucapkan Selamat, Giovanna Milana Sejak Awal Yakin Megawati dan Red Sparks Lolos ke Final Liga Voli Korea

Tidak termasuk musim ini, ia hanya bermain pada babak playoff empat kali selama 14 musim bersama Gimcheon Korea Expressway, GS Caltex, dan IBK Altos.

Yang terbaru adalah musim 2020-2021 bersama IBK Altos. Saat itu, ia bersmaa timnya melaju ke babak playoff di posisi ketiga, tetapi gagal melewati tembok Pink Spiders.

Pyo Seung-ju merupakan anggota semifinal Olimpiade Tokyo 2020 dan bermain sebagai outside hitter untuk tim nasional.

Setelah akhir musim lalu, ia meninggalkan IBK Altos sebagai pemain kompensasi FA (free agent) atau agen bebas, Lee So-young dan mengenakan seragam Red Sparks.

Pyo yang mencatat 529 poin dengan tingkat keberhasilan serangan 34,77 persen dan efisiensi penerimaan 36,42 persen dalam 36 pertandingan pada musim 2022-2023.

Dia mengalami sedikit penurunan perolehan poin pada musim 2023-2024 menjadi 434 poin dengan tingkat keberhasilan serangan 35,66 persen dan efisiensi penerimaan 35,16 persen dalam 35 pertandingan.

Tetapi, ia tetap menjadi pemain yang berkontribusi besar bagi tim sebagai anggota inti.

Ketika Pyo Seung-ju dikeluarkan dari daftar pemain kompensasi, pelatih Ko Hee-jin bersorak.

Ia berharap ia dapat menjadi pemain all rounder di lapangan serta menjadi sosok pemimpin dalam tim.

“Saya senang Anda datang. Anda bukan pemain kompensasi FA kami. Anda adalah pemain yang sangat kami butuhkan,” kata pelatih Ko dilansir BolaSport.com dari My Daily saat berbicara di telepon dengan Pyo.

Pyo Seung-ju juga menemui Ko Hee-jin sebelum musim dimulai.

“Pelatih menelepon saya langsung dari Indonesia sebelum siaran pers tentang transfer pemain kompensasi, dan saya sangat berterima kasih,” ucap Pyo

“Pelatih selalu percaya pada saya. Saya selalu berterima kasih. Saya bisa khawatir, tetapi saya merasa kuat karena tidak hanya pelatih, tetapi juga staf pelatih, pemain, dan staf pendukung ada di sisi saya.”

Pyo Seung-ju mencatat 277 poin dalam 33 pertandingan, tingkat keberhasilan serangan 33,14 persen dan efisiensi penerimaan 25,49 persen.

Skor tersebut merupakan yang terendah sejak musim 2020-2021 (267 poin), dan efisiensi penerimaan adalah yang terburuk sejak musim 2013-2014 (21,21 persen).

Namun, pelatih Ko sangat menghargai Pyo. Ia tidak hanya menilai Pyo berdasarkan angka-angka yang tercatat.

Ketika Vanja Bukilic yang telah beralih menjadi outside hitter mulai goyah, ia membantunya mempertahankan mentalitasnya, dan bersama kapten Yeum Hye-seon, ia memimpin rekan-rekan setimnya yang lebih muda.

“Saya sangat puas dan selalu bersyukur. Ia membantu kami memanfaatkan kekuatan kami saat bermain,” ujar pelatih Ko.

Akankah Pyo Seung-ju, yang bermain dalam pertandingan kejuaraan pertamanya dalam 15 musim, dapat tersenyum?

Red Sparks akan memainkan pertandingan pertama dari pertandingan kejuaraan best-of-five melawan Pink Spiders di Incheon Samsan World Gymnasium pada 31 Maret.

Saat bertemu dengan wartawan sebelum musim dimulai, ia mengungkapkan tekadnya.

“Saya tidak pernah secara langsung mengatakan bahwa saya ingin menang, tetapi saya pikir saya ingin menang sebelum saya pensiun,” ujar Pyo.

“Jika saya melakukan pekerjaan saya dengan tenang, saya pikir saya dapat mencapai tempat yang tinggi.”

Baca Juga: Jadwal Final Liga Voli Korea – Megawati Mau Berapi-api di Hari Lebaran, Red Sparks 2 Kali Jadi Tamu Duluan

Leave a comment