Informasi Terpercaya Masa Kini

Rusia Keluarkan Surat Penangkapan untuk Istri Alexei Navalny, Yulia Navalnaya

0 19

MOSKWA, KOMPAS.com – Rusia pada Selasa (9/7/2024) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk istri mendiang Alexei Navalny, Yulia Navalnaya.

Tokoh oposisi Rusia yang diasingkan itu dituduh berpartisipasi dalam organisasi ekstremis.

Pengadilan Rusia kemudian menyetujui permintaan penyidik ??dan memutuskan tindakan pencegahan dalam bentuk penahanan selama dua bulan.

Baca juga: Sepak Terjang Alexei Navalny, Pemimpin Oposisi Rusia yang Tewas di Penjara

Navalnaya berjanji melanjutkan pekerjaan Navalny, lawan utama Presiden Rusia Vladimir Putin, yang meninggal di penjara Arktik pada Februari 2024.

Navalnaya mengecam surat perintah penangkapannya dengan mengatakan, “Vladimir Putin adalah pembunuh dan penjahat perang. Dia pantas dipenjara”.

Timnya juga menolak tuduhan kepada Navalnaya.

“(Navalnaya) ditangkap (in absentia!) karena ‘menjadi anggota komunitas ekstremis’ oleh pengadilan Basmanny yang terkenal di Moskwa,” tulis Leonid Volkov, mantan kepala staf Navalny, di media sosial X.

“Pengakuan yang cukup besar atas tekad Yulia untuk melanjutkan perjuangan Alexei!” tambahnya, dikutip dari kantor berita AFP.

Kanselir Jerman Olaf Scholz juga mengkritik tindakan Rusia, menyebut perintah penangkapan itu sebagai “surat perintah terhadap keinginan untuk kebebasan dan demokrasi”.

Baca juga:

  • Intel AS Sebut Putin Tidak Perintahkan Pembunuhan Navalny
  • Istri Alexei Navalny Ikut Pilpres Rusia di Berlin
  • Oposisi Pendukung Navalny Serukan Rusak Surat Suara saat Pilpres Rusia

Organisasi-organisasi Navalny dilarang beroperasi di Rusia, dicap sebagai kelompok ekstremis dan dimasukkan dalam daftar teroris resmi.

Navalnaya yang merupakan ekonom kerap mendampingi suaminya saat menggalang protes massa di Rusia.

Ia menerbangkan Navalny keluar dari Rusia saat diracuni, lalu membawanya kembali ke Moskwa bersamanya pada 2021 sebelum sang suami dipenjara.

Setelah kematian Navalny, Navalnaya berjanji melanjutkan pekerjaan mendiang suaminya dan terus menentang pemerintahan Putin dari luar negeri.

Saat pemilihan umum Rusia pada Maret 2024, Navalnaya menggalang protes massa terhadap Putin dengan membentuk antrean panjang di luar tempat pemungutan suara.

Baca juga: Kepala Mata-Mata Rusia: Alexei Navalny Meninggal Secara Alamiah

Leave a comment