Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1 Syawal 1446 H, Ajak Rakyat Indonesia Perkokoh Persatuan
JAKARTA, KOMPAS.TV – Presiden Prabowo Subianto mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1446 H bagi seluruh umat muslim di Indonesia.
Ucapan ini disampaikannya melalui video yang diposting di akun Instagram @presidenrepublikindonesia, Minggu (30/3/2025).
“Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama Pemerintah Republik Indonesia dan atas nama pribadi mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1446 H kepada seluruh umat Islam di tanah air dan di seluruh dunia,” ucapnya dalam video ucapan yang diposting melalui akun tersebut seperti dikutip Kompas.tv.
Ia mengatakan, setelah sebulan penuh menjalankan puasa Ramadan, tibalah saat bagi umat muslim untuk merayakan kemenangan.
“Idulfitri adalah momen suci saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan meneguhkan kembali komitmen kita sebagai pribadi untuk menjadi lebih baik. lebih sabar, dan lebih peduli terhadap sesama,” ujar Prabowo.
Dalam video tersebut, Prabowo juga menyampaikan ajakannya pada seluruh rakyat Indonesia.
“Saya mengajak rakyat Indonesia di mana pun berada untuk menjadikan Idulfitri ini sebagai kekuatan dalam memperkokoh persatuan bangsa, memperkuat solidaritas sosial, dan membangun masa depan indonesia, yang lebih adil, lebih makmur, dan berkeadaban untuk kesejahteraan seluruh wilayah indonesia,” tuturnya.
Di akhir video, Prabowo menyampaikan ucapan permohonan maafnya.
“Minal Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” pungkas Prabowo sebelum menutup videonya dengan salam.
Baca Juga: Presiden Prabowo Gelar Open House, Masyarakat yang Ingin Datang Tak Perlu Daftar, Ini Pintu Masuknya
Sebelumnya, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Syawal 1446 Hijriah/2025 Masehi atau Lebaran Idulfitri tahun ini jatuh pada hari ini, Senin (31/3).
Penetapan 1 Syawal 1446 H/2025 M tersebut berdasarkan hasil Sidang Isbat yang digelar Kemenag, Sabtu petang (29/3).
Pengumuman 1 Syawal 1446 H ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
“Berdasarkah hisab posisi hilal wilayah indonesia yang tidak memenuhi MABIMS serta tidak adanya laporan hilal terlihat, maka disepakati bahwa tanggal 1 Syawal tahun 1446 Hijriyah jatuh kepada Senin, tanggal 31 Maret 2025 Masehi,” ujar Menag di dalam konferensi pers di Kantor Kemenag, Jakarta, Sabtu (29/3), dikutip dari Breaking News KompasTV.
Dengan penetapan 1 Syawal 1446 H pada tanggal 31 Maret 2025 ini, hari raya Idulfitri jatuh bersamaan dengan Muhammadiyah.
Hasil penetapan ini didapatkan setelah pemerintah melakukan pantauan hilal pada 33 titik di seluruh Indonesia, kecuali Bali untuk menghormati Hari Raya Nyepi.