Tata Cara Shalat Idul Fitri,Lengkap dengan Bacaan Niat dan Amalan Sunnah sebelum Berangkat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM – Simak tata cara shalat Idul Fitri 2025 1 Syawal 1446 H lengkap dengan bacaan niat dan amalan sunnah sebelum berangkat.
Shalat Idul Fitri dapat dilaksanakan secara berjamaah maupun sendirian.
Meski sendirian tetap dianggap sah, shalat Idul Fitri dianjurkan untuk dilakukan secara berjamaah.
Shalat Idul Fitri adalah shalat sunnah 2 rakaat yang dilaksanakan pada hari raya Idul Fitri,
Hukumnya adalah sunnah muakkad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan.
Waktu shalat Idul Fitri dimulai dari terbit matahari sampai menjelang waktu tergelincirnya matahari.
Tata Cara Shalat Idul Fitri
1.Takbiratul Ihram
Melafalkan niat di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram (membaca “Allahu Akbar”).
2. Membaca Doa Iftitah
Kemudian melakukan takbir tambahan sebanyak tujuh kali. Di antara setiap takbir, dianjurkan membaca:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Latin: Allâhu akbar kabîrâ, walhamdu lillâhi katsîrâ, wasubhânallâhi bukratan wa ashîlâ.
Artinya: “Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang.”
3. Membaca Surat Al-Fatihah
Kemudian dilanjutkan dengan membaca Surat Al-A’la (disunnahkan).
4. Rukuk, I’tidal, Sujud, Duduk di antara dua sujud, lalu berdiri untuk rakaat kedua.
5. Pada rakaat kedua, lakukan takbir lima kali sebelum membaca Al-Fatihah.
6. Di antara takbir juga dianjurkan membaca bacaan yang sama seperti di rakaat pertama. Membaca Surat Al-Fatihah lagi, lalu membaca Surat Al-Ghasiyah (disunnahkan).
7. Rukuk, I’tidal, Sujud, hingga Salam seperti shalat biasa.
8. Setelah salam, jika shalat dilakukan berjamaah, dilanjutkan dengan mendengarkan khutbah Idul Fitri.
Khutbah ini terdiri dari dua bagian yang diselingi duduk sejenak.
Baca juga: Jadwal Buka Puasa Ramadan 21 Maret 2025, untuk Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi
Baca juga: 30 Ucapan Idul Fitri 2025 yang Penuh Makna, Bisa untuk Kartu Hampers atau Grup WhatsApp
Baca juga: 30 Link Twibbon Selamat Idul Fitri 2025/1446 H Unik dan Aesthetic, Lengkap dengan Cara Pasangnya
BACAAN NIAT SHALAT IDUL FITRI
shalat Idul Fitri terdiri dari 2 rakaat dengan tambahan takbir di rakaat pertama sebanyak 7 kali dan rakaat kedua sebanyak 5 kali.
Berikut ini niat shalat Idul Fitri untuk makmum dan imam lengkap dengan artinya:
- Niat shalat Idul Fitri untuk Imam
Berikut ini lafal niat shalat ang dibaca oleh imam saat hendak shalat Idul Fitri.
اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا للهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak’atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta’ālā.
Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”
- Niat shalat Idul Fitri Makmum
Berikut lafal niat yang dibaca makmum ketika hendak shalat Idul Fitri.
اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak’atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta’ālā.
Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”
- Niat shalat Idul Fitri Sendiri
Berikut lafal niat yang dibaca ketika ingin melakukan shalat Idul Fitri sendiri:
اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً للهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak’atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta’ālā.
Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah SWT.”
Baca juga: Sebentar Lagi Idul Fitri 2025, Ini Besaran Zakat Fitrah di 28 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat
Baca juga: 10 Hari Terakhir Ramadhan 2025: Bolehkah Itikaf Dilaksanakan pada Siang Hari? Ini Penjelasan PBNU
Baca juga: 10 Bacaan Doa yang Dibaca di 10 Malam Terakhir Ramadhan 2025: Doa Sapu Jagad hingga Doa Kamilin
Amalan Sunnah Sebelum Berangkat Shalat Idul Fitri
Buya Yahya memaparkan, menurut hadits yang diriwayatkan Abdulllah bin Umar dan pendapat Mazhab Syafi’i, terdapat sejumlah amalan sunnah sebelum berangkat menunaikan shalat Idul Fitri.
1. Mandi sebelum pergi ke tempat shalat
“Disunnahkan mandi di dua hari raya, dan kesunnahan ini tidak ada khilaf di dalamnya,” terang Buya Yahya dilansir Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Al-Bahjah TV.
2. Berhias dan memakai baju yang bagus
Di hari Idul Fitri, umat muslim sebaiknya memakai baju yang bagus dan berhias, sebagaimana siap menyambut hari kemenangan.
Buya Yahya menjelaskan kisah Nabi Muhammad SAW bersama sahabat Umar Bin Khattab RA mengenai baju atau jubah baru di hari Raya.
“Sayyidina Umar membawakan Nabi SAW jubah yang dikenakan atau berdandan di hari Raya dan menyambut tamu. Jubah tersebut dari kain sutra,” tutur Buya Yahya.
Menanggapi hal itu, Nabi Muhammad SAW pun menolaknya dan berkata, orang yang memakai kain dari jubah tersebut adalah orang yang tidak mendapatkan kebaikan di akhirat.
Buya Yahya menegaskan, tidak boleh memakai baju berjenis kain sutra bagi laki-laki muslim.
“Nabi SAW menolak bukan karena berdandannya, tapi sutra yang dipakai kaum laki-laki,” ujar Buya Yahya.
3. Makan sebelum ke tempat shalat
“Jadi makan dulu, jangan seperti orang berpuasa,” ucap Buya Yahya.
Disunnahkan makan dahulu agar menjadi pembeda dengan hari sebelumnya, atau di saat hari puasa Ramadhan.
Ia menjelaskan, puasa di Hari Raya hukumnya haram, karena itu sejak pagi hendaknya tidak ada yang puasa walaupun sebentar, dan harus makan minimal kurma.
4. Jalan kaki menuju tempat shalat
Sunnah berikutnya adalah berjalan kaki saat menuju tempat shalat dan tidak disunnahkan memakai kendaraan apapun.
“Kalau naik kendaraan itu tidak haram, hanya sunnah saja jalan kaki,” ucap Buya Yahya.
5. Shalat dua rakaat
Jika shalat Idul Fitri dilaksanakan di masjid, maka disunnahkan untuk shalat sunnah dua rakaat terlebih dahulu.
6. Mengambil jalan yang berbeda
Disunnahkan mengambil satu jalan saat berangkat shalat Idul Fitri dan pulang di jalan yang berbeda.
“Kalau jalannya itu itu saja nanti jalan yang lain tidak kelewatan, dan kalau tidak kelewatan nanti tidak ada syiar disana,” ucap Buya Yahya.
Artikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul Niat dan Tata Cara Shalat Idul Fitri 2025 Lengkap dengan Amalan Sunnahnya