Menyikapi Fenomena Denis Beban di Sosial Media
Era komunikasi internet saat ini memungkinkan kita untuk bisa mengetahui berbagai informasi dari seluruh dunia. Dengan adanya internet, komunikasi, transaksi dan kritik akan suatu fenomena atau kejadian dapat disampaikan secara real time dan bebas. Sekarang untuk menjadi selebritis tidak sesulit dulu lagi. Semua tergantung dari kesempatan, keberuntungan, dan nasib baik yang bisa kita ambil dan kita manfaatkan.
Ada sebuah fenomena menarik tentang salah satu karakter animasi di Indonesia. Sebenarnya dia bukanlah karakter utama, namun popularitasnya meningkat akhir-akhir ini karena sifat, alur cerita dan keunikan karakternya tersendiri. Yakni karakter bernama Denis di animasi Adit Sopo Jarwo. Serial animasi ini sudah ada sejak tanggal 27 Januari 2014 hingga masih tayang sekarang di beberapa stasiun televisi swasta.
Adit Sopo Jarwo adalah sebuah serial animasi Indonesia untuk anak-anak yang diproduksi oleh MD Animation. Serial animasi ini pertama kali diluncurkan pada di MNCTV, dan sempat beberapa kali pindah ke stasiun televisi lain seperti Trans TV dan RTV . Animasi ini bercerita tentang Kisah persahabatan antara Adit, Dennis, Mitha, dan Devi, bersama dengan Adelya yang kehidupannya penuh petualangan tak terduga. Adit memegang peran penting sebagai penggerak, motivator, dan inspirator bagi teman-temannya dalam menggapai impian mereka di masa depan. Namun, perjalanan mereka tidak selalu mulus. Mereka harus berhadapan dengan dua individu, Sopo & Jarwo, yang sering mencari kesempatan untuk mencapai keuntungan tanpa usaha keras. Perbedaan pandangan dan pemahaman menjadi penyebab “perselisihan” yang berlangsung lama antara Adit dan kawan-kawan dengan Sopo & Jarwo. Setiap ending cerita Adit Sopo Jarwo terdapat nasihat yang di sampaikan oleh tokoh-tokohnya seperti pak H. Udin, Baba Chang, Kang Ujang, Pak Anas dan lain-lain. Meskipun belakangan ini, mereka berusaha menyampaikan nasihat dengan lebih sederhana lewat alur cerita agar bisa lebih menarik untuk anak-anak.
Karakter utama dalam serial ini sudah jelas adalah tokoh Adit, Sopo dan Jarwo. Namun ada salah satu sahabat Adit yang sering tampil dan menemani Adit di setiap petualangannya. Karakter ini adalah Denis. Seorang anak bertubuh gempal, berkacamata, berambut ikal dan selalu memakai baju berwarna kuning. Berbeda dengan karakter Adit yang digambarkan sebagai anak yang berani, ingin tahu, dan suka bertualang, karakter Denis digambarkan sebagai anak yang penakut, takut gagal, dan banyak perhitungan. Secara singkat, karakter Denis sangat bertolak belakang dengan karakter Adit. Para produser serial animasi ini sengaja memasangkan tokoh Denis yang bersifat pesimis dengan karakter Adit sang tokoh utama yang optimis untuk menciptakan Chemistry yang menarik. Namun dalam perkembangan serial animasi ini dari tahun ke tahun, tidak ada perubahan yang berarti dari karakter Denis sehingga para penonton animasi ini sering mengaitkan tokoh Denis ini sebagai beban.
Beberapa Episode yang Menunjukkan bahwa Denis adalah Beban
Dalam episode berjudul “Jeruk Bali jadi Kreasi” mengisahkan tentang Adit dan teman-temannya sedang memanfaatkan kulit jeruk Bali untuk menjadi mainan mobil-mobilan, ada satu scene yang membuat penonton gemas. Yakni saat mobil-mobilan Denis terbalik karena terkena batu, Denis malah meminta tolong kepada Adit untuk membalikkan mobilnya. Padahal seharusnya Denis bisa membalikkan mainannya sendiri tanpa perlu minta bantuan Adit sehingga para penonton menjadi bingung dan gemas.
Episode lainnya yang berjudul “Denis Sakit sampai Nyelekit” juga membuat beberapa penonton kesal. Di episode ini dikisahkan Denis sedang sakit demam. Namun bukannya istirahat di rumah dan minum obat, dia justru pergi ke rumah Adit sehingga membuat repot Adit dan adiknya Adel. Meskipun dijelaskan bahwa tidak ada orang di rumahnya, sebenarnya hal seperti ini tidak bisa dijadikan alasan yang cukup. Bisa saja Adit dan adiknya nanti ikut tertular sakit karena ulah Si Denis ini.
Karakter Denis juga digambarkan selalu takut dengan sosok Bang Jarwo. Setiap ada Bang Jarwo Denis selalu ketakutan, berlari dan bersembunyi di belakang Adit. Masalahnya sampai sekarang tidak dijelaskan alasan utama yang menyebabkan Denis takut terhadap Bang Jarwo sehingga para penonton menjadi bingung dan bertanya-tanya. Berbeda dengan anak-anak lainnya yang bisa akrab dengan Bang Jarwo termasuk Adit. Meskipun agak canggung serta takut, namun ketakutan mereka masih di tahap wajar dan tidak seperti Denis.
Pentingnya Perkembangan Karakterisasi Tokoh dalam Serial Animasi
Animasi dengan format serial, memungkinkan kita untuk membuat cerita dengan alur yang lebih panjang dan memudahkan kita untuk bisa mengeksplorasi karakter dengan lebih perlahan dan luas. Dengan mengembangkan suatu karakter, para produser film bisa membantu penonton untuk bisa terhubung lebih dalam dengan tokoh. Menimbulkan empati dan pengertian, sehingga tokoh fiksi tersebut mampu menimbulkan sebuah kesan kepada para penonton. Contohnya tokoh Doraemon. Robot kucing berwarna biru ini karakter, dan sifat-sifatnya dikembangkan perlahan dari serial ke serial hingga sekarang menjadi salah satu tokoh kartun paling ikonik. Tokoh Naruto dalam animasi Naruto Shippuden juga dikembangkan secara perlahan lewat perjalanannya menjadi ninja dan hokage dengan jalan cerita yang panjang dari waktu ke waktu sehingga karakter tokoh ini terus berkembang. Sebenarnya karakter Denis ini juga sangat bisa dikembangkan. Hanya saja sepertinya para produser kebingungan dan tidak tahu cara untuk mengembangkan karakter ini dengan lembut sebab masih terlalu sibuk untuk mengembangkan tiga karakter utama mereka yakni Adit Sopo dan Jarwo.
Misalnya bisa diceritakan di masa lalu, Denis pernah menyelamatkan Adit dari suatu kejadian yang sangat mengerikan. Adit merasa berhutang budi dan sangat berterima kasih sehingga senang untuk membantu Denis. Atau bisa diceritakan suatu hari Adit sangat marah kepada Denis karena merusak barang kesayangannya. Bukannya meminta maaf, Denis justru kabur karena ketakutan sehingga membuat Adit tambah kesal. Bisa diceritakan cara agar Adit dan Denis bisa kembali berbaikan lewat tokoh Sopo Jarwo dengan alur yang menarik. Namun, tentu saja tidak semudah itu. Karena membuat film animasi sangat berbeda dengan membuat film biasa. Perlu banyak orang, tenaga, uang dan waktu yang cukup lama untuk bisa menciptakan sebuah karya masterpiece. Tetapi, hal ini bukanlah hal yang mustahil selama kita mempunyai niat dan tekad yang besar.
Dengan karakter tokoh yang kuat, kita mampu menciptakan tren dan tokoh animasi tersebut akan diingat lama sampai bertahun-tahun. Sehingga sangat mungkin nantinya bisa merambah ke bisnis lain seperti game, properti, event, merchandise, layar lebar dan sebagainya. Semoga karakter Denis dan karakter-karakter dalam serial Adit Sopo Jarwo menjadi lebih berkembang agar animasi ini bisa lebih disukai dan digemari oleh banyak orang.