60 Tahubn Cinta Abadi Tjiptadinata & Helena Roselina Melewati Berbagai Zaman dan Ruang Waktu
60 tahun Cinta Abadi Pak Tjipdinata dan Bu Helena Roseline melewati Berbagai Zaman dan Ruang Waktu, Ternyata ini Rahasianya
Kalau ada survey soal berapa lama waktu pernikahan, jarang sekali ada pasangan suami istri yang bisa mencapai 60 tahun pernikahan. Pernikahan perak, mungkin sudah banyak yang mencapainya. Pernikahan Emas, sudah banyak yang mencapainya. Tapi pernikahan Diamond, ini pencapaian yang luar biasa. Pernikahan Diomond inilah yang dicapai oleh Pak Tjiptadinata dan Ibu Helena Roselina.
Perjalanan Cinta Pak Tjip & Bu Roselina
Perjalanan cintaPak Tjip dan Bu Roselina berawal yang diawaldari bangku SMA Don Bosco yang diakui Pak Tjip dan Bu Rosline sebagai cinta pada pandangan pertama, saat Pak Tjipt mempertegas kalau itu cinta monyet, tampak Bu Ros tersipu-sipu malu. Benih-benih cinta it uterus tumbuh dan bersemi, sampai akhirnya berlabuh dengan mengucapkan saling mengucap janji setia hidup Bersama pada 2 Januari 1965 pada usia mereka yang masih terbilang muda yaitu 22 tahun. Usia yang masih penuh gejolak muda.
Hidup Bukan Seperti Cerita Cinderella, begitu yang diucapkan Pak Tjip. Di dongeng Cinderella bertemu dengan Pangeran, mereka saling jatuh cinta, kemudian menikah dan hidup Bahagia selamanya.
Pastinya ini berbeda dengan pernikahan di dunia nyata. Sejalan menjalani pernikahan, Pak Tjip Menyadari kalau cinta itu memang menyenangkan, tapi cinta tidak mengenyangkan.Dan memang seperti itulah kenyataanya. Sebuah pernikahan tidak bisa berjalan hanya berbekal cinta saja. Ada satu hal yang harus terus dipenuhi, yaitu urusan perut.
Kunci Kelanggengan Perniikahan Pak Tjip dan Bu Roselina
Lalu apa saja kunci kelanggengan rumah tangga Pak Tjip dan Bu Rosline bisa mencapai 60 tahun pernikahan, ya.
Ternyata Pak Tjip dan Bu Roseline belajar semuanya dari university kehidupan, di mana tidak ada pelajarannya di universitas mana pun. Kehidupan rumah tangga yang dijalani selama 60 tahun lah, yang memberikan Pelajaran hidup pada Pak Tjip dan Bu Roseline. Namun kesabaran dan ketabahan juga jadi kunci nya. Saya membayangkan rentang 60 n tahun menjaga kapal bahtera rumah tangga, pastinya banyak hantaman gelombng-gelombang. Salah satunya, saat Pak Tjip msngalami masalah pada usahanya. Namun dengan ketabahan dan keaabaran dari Pak Tjip dan BU Ros, kapal ini tetap bisa bertahan dsn terusd berlayar.
Bedah Buku Diamond Wedding Anniversary
Dalam rangka wedding Anniversary Pak Tjiptadinata Effendi & Bu Helena Roselina dihadirkan acara seru Bedah buku Diamond wedding anniversary. Buku ini sangat special, karena ditulis oleh teman-teman kompasiana. Sayangnya saya telat tahu infonya, jadi tidak ikutan menulis.
Bedah buku yang diadakan di Perpustakaan Nasional ini berlangusng meriah. Apalagi dihadiri oleh 100 kompasiner termasuk saya. Dengan pembicara yang sangat kompeten. Mulai dari Pak Pepih Nugraha, Pak Ajinatha, Bu Muthia Alhasany, dan Pak Taufik Uieks dengan moderator Pak Nur Terbit.
Dalam bedah buku ini, banyak sekali hal-hal yang bisa saja petik. Bukan hanya soal perrnikahan Pak Tjip dan Ibu Rose yang bisa diteladni, tapi juga Soal sosok Pak Tjip dan Bu Roseline yang sangat Nasioalisme dan mencintai Indonesia. Ini terbukti saat Pak Tjip mengajak kami yang hadir menyanyikan lagu Tanah Airku.
Walau Pak Tjip dan Bu Roseline sudah melanglang buana ke berbagai negeri, namun tetap mencintsi Indonesia. Ini pesan bagi anak muda juga, sejauh-jauh pergi belajar ke penur dunia, kembalilah untuk membangun negeri.
Sabagai penutup, saya mengucapkan selamat Annyversary 60th kepada Pak Tjiptadinata Effendi & Ibu Helena Roselina.