Niat Mandi Wajib Sebelum Salat Idulfitri 2025 untuk Laki-Laki dan Perempuan, Lengkap dengan Caranya
JAKARTA, KOMPAS.TV – Umat Muslim perlu mengetahui niat dan tata cara mandi wajib untuk mensucikan diri sebelum salat Idulfitri 2025.
Seperti diketahui, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Syawal 1446 Hijriah atau Lebaran Idulfitri 2025 jatuh pada Senin besok, 31 Maret 2025.
Mandi wajib atau junub dilakukan untuk membersihkan hadas besar. Mandi wajib ini berbeda dari mandi biasa.
Dikutip dari laman kemenag.go.id, suci dari hadas kecil dan hadas besar merupakan salah satu syarat sah melaksanakan ibadah, seperti shalat, itikaf di masjid, thawaf, menyentuh mushaf, dan sebagainya.
Baca Juga: BMKG Prediksi 8 Wilayah Ini Hujan Lebat-Angin Kencang di Momen Lebaran 31 Maret hingga 3 April 2025
Seseorang disebut junub ketika mengalami salah satu dari dua hal. Pertama, keluarnya air mani dari alat kelamin, baik secara sengaja atau tidak.
Kedua, melakukan jimak atau berhubungan suami istri, meskipun itu tidak sampai keluar mani.
Niat Mandi Junub Laki-laki dan Perempuan
Nawaitul-ghusla liraf`il adatsil-akbari minal-jinâbati fardlan lillâhi ta‘ala
Artinya: “Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta’ala.”
Tata Cara Mandi Junub Laki-laki dan Perempuan
Ada 2 rukun yang harus dilakukan ketika melaksanakan mandi junub, yaitu:
1. Niat
Dalam madzhab Syafi’i, niat harus dilakukan bersamaan dengan saat air pertama kali disiramkan ke tubuh.
2. Mengguyur seluruh badan
Saat mandi wajib, seluruh badan bagian luar harus terguyur air, termasuk rambut dan bulu-bulunya.
Untuk bagian tubuh yang berambut atau berbulu, air harus bisa mengalir sampai ke bagian kulit dan pangkal rambut/bulu sehingga tubuh tidak tertempel najis.
Baca Juga: Bantuan Kemanusiaan Mengalir ke Myanmar Pasca Gempa, Korban Tewas Diperkirakan Capai 10.000
Sunah mandi junub:
Ada sejumlah kesunnahan yang bisa dilakukan saat melaksanakan mandi junub.
Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Imam al-Ghazali dalam kitab Bidâyatul Hidâyah, di antaranya adalah sebagaimana berikut:
1. Membasuh tangan hingga tiga kali.
2. Membersihkan segala kotoran atau najis yang masih menempel di badan.
3. Berwudhu dengan sempurna.
4. Mengguyur kepala sampai tiga kali, bersamaan dengan itu melakukan niat menghilangkan hadas besar.
5. Mengguyur bagian badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan badan sebelah kiri juga tiga kali.
7. Menggosok-gosok tubuh, depan maupun belakang, sebanyak tiga kali.
8. Menyela-nyela rambut dan jenggot (bila punya).
9. Mengalirkan air ke lipatan-lipatan kulit dan pangkal rambut. Sebaiknya hindarkan tangan dari menyentuh kemaluan, kalaupun tersentuh, sebaiknya berwudhu lagi. Wallâhu a‘lam