Informasi Terpercaya Masa Kini

Rutin Konsumsi Jus Mengkudu Bisa Cegah Penyakit Apa? Berikut 5 Daftarnya

0 12

KOMPAS.com – Mengkudu sudah lama dikenal sebagai salah satu buah yang memiliki manfaat kesehatan dan digunakan dalam pengobatan tradisional.

Mengkudu atau buah noni adalah tanaman tropis yang umumnya tumbuh di kawasan di Asia Tenggara dan juga kawasan Polinesia.

Buah ini memiliki rasa sangat pahit dan memiliki bau khas yang sangat menyengat. Meski demikian, mengkudu dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan tertentu.

Baca juga: Khasiat Mengkudu untuk Menurunkan Gula Darah, Cocok bagi Penderita Diabetes Tipe 2

Diketahui, buah dan daun mengkudu telah digunakan sebagai obat-obatan oleh penduduk di wilayah Asia Tenggara dan Segitiga Polinesia selama ratusan tahun.

Umumnya, mengonsumsi buah mengkudu dilakukan dengan mengolahnya menjadi jus terlebih dahulu.

Dalam dua puluh tahun terakhir, jus buah noni (NFJ) menjadi populer di seluruh dunia sebagai minuman kesehatan. Bahkan, Uni Eropa juga mengesahkan penjualan NFJ pada tahun 2003 berdasarkan Peraturan Makanan Baru.

Baca juga: 7 Khasiat Buah Mengkudu bagi Kesehatan

Berikut adalah beberapa penyakit yang berpotensi dicegah dengan mengonsumsi buah mengkudu secara rutin:

1. Gula darah tinggi

Penelitian menunjukkan bahwa buah mengkudu memiliki potensi manfaat untuk menurunkan kadar gula darah.

Studi yang diterbitkan pada jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine meneliti pengaruh jus buah mengkudu terhadap kadar gula darah penderita diabetes tipe 2 (DT2).

Hasilnya, konsumsi jus mengkudu oleh 20 pasien DT2 menghasilkan penurunan rata-rata kadar gula darah pagi hari yang dipantau selama delapan minggu.

Mengonsumsi jus mengkudu setiap hari berpotensi mengatur kontrol kadar gula darah dan beberapa parameter patologis lainnya pada pasien diabetes tipe 2.

Baca juga: 5 Sayuran yang Bisa Menurunkan Gula Darah Tinggi secara Alami, Apa Saja?

2. Kanker

Buah mengkudu juga dikaitkan dengan manfaatnya yang dapat mengurangi kerusakan sel penyebab kanker, terutama dari asap tembakau.

Dilansir dari laman Healthline, dalam sebuah penelitian, perokok berat diberikan 118 mililiter jus mengkudu per hari untuk dikonsumsi.

Setelah 1 bulan, mereka mengalami pengurangan 30 persen dari dua radikal bebas umum dibandingkan dengan level awal mereka.

Dalam penelitian lain, meminum 118 mililiter jus mengkudu setiap hari selama 1 bulan mengurangi kadar bahan kimia penyebab kanker pada perokok tembakau sekitar 45 persen.

Baca juga: Disebut Jadi Penyakit yang Mengintai Gen Z, Apa Itu Kanker Kolorektal?

3. Kolesterol tinggi

Jus mengkudu dapat mendukung kesehatan jantung dengan menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi peradangan.

Sebuah penelitian menemukan bahwa minum hingga 188 mililiter jus mengkudu per hari selama 1 bulan secara signifikan mengurangi kolesterol total, kadar kolesterol LDL (jahat), dan protein C-reaktif penanda peradangan dalam darah.

Namun, subyek penelitian adalah perokok berat, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan. Sehingga masih dibutuhkan penelitian lanjutan.

Peneliti menduga, antioksidan jus mengkudu dapat mengurangi kadar kolesterol tinggi akibat merokok tembakau.

Baca juga: 8 Gejala Kolesterol Tinggi yang Terlihat di Kaki, Apa Saja Tandanya?

4. Nyeri radang sendi

Dikutip dari laman PharmEasy, jus buah mengkudu memiliki sifat anti-inflamasi, yang dapat membantu memperbaiki nyeri sendi, serta membantu fleksibilitas dan mobilitas sendi.

Dalam sebuah uji klinis, partisipan diberikan jus buah mengkudu. Hasilnya, intensitas nyeri pasien berkurang secara signifikan dengan nyeri leher yang hilang sepenuhnya.

Namun, jika Anda mengalami nyeri sendi yang parah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter dan lakukan perawatan yang sesuai.

Baca juga: 10 Suplemen untuk Meredakan Nyeri Sendi, Apa Saja?

5. Kelebihan berat badan

Dalam studi klinis pada 2011, diketahui bahwa buah mengkudu dapat membantu dalam mengelola lemak tubuh.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan, orang dewasa yang obesitas diberikan jus buah mengkudu, setiap partisipan mengalami penurunan berat badan.

Meski demikian, penelitian tersebut tidak dapat menentukan seberapa besar kontribusi jus mengkudu terhadap penurunan berat badan.

Leave a comment