Informasi Terpercaya Masa Kini

Ramadan Segera Berakhir, Jangan Lewatkan Amalan Berikut Ini

0 6

JAKARTA, KOMPAS.TV – Ramadan, bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan, perlahan mulai mendekati akhir.

Namun, justru di fase penutup inilah, semangat seorang muslim diuji untuk terus beribadah meneladani semangat Rasulullah shallalahu alaihi wassalam seperti disabdakannya:

“Dari Aisyah RA, Rasulullah sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir (bulan ramadhan), melebihi kesungguhan beribadah di selain (malam) tersebut.” (HR. Muslim)

Dikutip dari laman resmi Kemenag, hadis tersebut menggambarkan betapa Rasulullah tidak menyia-nyiakan momentum akhir Ramadan.

Beliau meningkatkan intensitas ibadah dan mengajak seluruh anggota keluarga untuk turut serta. Ini menjadi isyarat bagi umat Islam agar tidak lengah, karena keutamaan malam-malam terakhir Ramadan begitu besar, bahkan lebih istimewa dari hari-hari sebelumnya.

Setidaknya, semangat beliau ini dipengaruhi oleh beberapa hal penting:

  • Pertama, sepuluh malam terakhir adalah penghujung bulan Ramadan, di mana setiap amalan akan dinilai dari bagaimana ia diakhiri.
  • Kedua, malam-malam ini amat dicintai Rasulullah karena mengandung nilai spiritual yang tinggi.
  • Ketiga, hadirnya Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, menjadi magnet utama untuk memperkuat ibadah.
  • Keempat, Rasulullah ingin memberikan contoh agar umatnya tidak larut dalam persiapan Idulfitri dan lupa bahwa keutamaan Ramadan justru berada di fase akhirnya.

Baca Juga: Begini Suasana Perhelatan Festival Ramadan Under the Dome di Spike Air Dome, Pantai Indah Kapuk II

Ada beberapa bentuk ibadah utama yang bisa dilakukan untuk menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadan:

1. Salat Malam yang Lebih Lama dan Khusyuk

Menghidupkan malam dengan shalat, zikir, dan doa menjadi salah satu bentuk penghambaan paling mendalam di fase akhir Ramadan.

Rasulullah  dan para sahabat menjadikan malam sebagai ruang penuh cahaya untuk mendekat kepada Allah.

2. Memperbanyak Sedekah

Selain ibadah spiritual, aspek sosial juga harus diperkuat. Sedekah di akhir Ramadan menjadi bentuk syukur atas nikmat, sekaligus membantu mereka yang kurang mampu agar turut bahagia menyambut Idulfitri. Allah  berfirman:

“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” (QS. As-Sajdah: 16)

3. I’tikaf di Masjid

I’tikaf menjadi salah satu amalan utama di 10 hari terakhir. Dalam keadaan berdiam di masjid, seorang muslim bisa lebih fokus dalam berzikir, membaca Al-Qur’an, shalat sunnah, hingga bermuhasabah. Sebagaimana diriwayatkan:

“Rasulullah SAW beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.” (HR. Muttafaq ‘alaih)

4. Tilawah Al-Qur’an

Membaca dan mentadabburi Al-Qur’an menjadi amalan ringan namun sangat besar pahalanya. Banyak umat Islam menargetkan khatam Al-Qur’an di akhir Ramadan sebagai penutup spiritual yang indah. Apapun targetnya, yang utama adalah menumbuhkan kedekatan dengan kalam Ilahi.

Baca Juga: Daya Beli Masyarakat Lesu, Omzet Penjualan Pedagang Pasar Tanah Abang Turun di Ramadan 2025

Leave a comment