5 Makanan yang Bantu Mencegah Serangan Stroke, Apa Saja?
KOMPAS.com – Stroke adalah gangguan pembuluh darah otak yang terjadi saat pasokan darah ke otak berkurang atau terputus.
Stroke merupakan kondisi kesehatan yang serius dan membutuhkan penanganan cepat. Karena jika tidak ditangani secara optimal dan cepat, stroke bisa menyebabkan kecacatan hingga kematian.
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), penyebab stroke bisa berupa dua hal, yaitu penyumbatan pembuluh darah otak (stroke iskemik), dan pecahnya pembuluh darah otak (stroke hemoragik).
Untuk mencegah serangan stroke, seseorang bisa mulai mengubah pola hidup sehat. Yaitu dengan rajin berolahraga, menghindari faktor risiko, dan mengonsumsi makanan sehat.
Berikut makanan yang bisa membantu mencegah stroke:
Baca juga: Studi: Dibanding O, Golongan Darah A Lebih Berisiko Terkena Stroke Dini
Makanan untuk mencegah stroke
Apa saja jenis makanan yang bisa dikonsumsi rutin untuk membantu mencegah stroke:
1. Makanan diet Mediteranian
Sasha Bayat, RD, LDN, ahli diet di Brigham and Women’s Hospital, Boston, Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa makanan dalam diet Mediteranian bisa digunakan untuk mencegah stroke.
Bayat mengatakan, diet Mediterania adalah pendekatan gaya hidup sehat yang terkait dengan pengurangan risiko stroke.
Diet ini didasarkan pada makanan tradisional di negara-negara yang berbatasan dengan Laut Mediterania, termasuk Yunani, Afrika Utara, Turki, dan Italia.
Makanan diet Mediteranian ini termasuk buah-buahan, lemak sehat (seafood, alpukat, minyak zaitun), kacang-kacangan, sayuran, dan gandum utuh seperti barley.
“Penelitian mengungkap, menyisipkan sedikit takaran alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun ke dalam menu harian sudah bisa mengurangi risiko gangguan kardiovaskular,” ujar Bayat, dilansir dari Massgeneralbrigham.
2. Rempah-rempah
Berbagai bumbu dan rempah yang dicampurkan ke dalam masakan telah terbukti mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, termasuk stroke.
Bumbu ini seperti oregano, rosemary, timi, daun bawang, kemangi, kayu manis, kunyit, dan jahe.
3. Serat larut
Serat yang mudah larut dalam air dan cairan tubuh lainnya dapat membantu meningkatkan bakteri usus yang sehat dalam tubuh.
“Oatmeal adalah pilihan yang baik. Oatmeal tinggi serat dan mengandung sesuatu yang disebut beta-glukan, yang telah diteliti dapat membantu memperlambat pencernaan dan meningkatkan rasa kenyang. Beta-glukan adalah jenis serat larut yang dapat membantu menurunkan kolesterol,” ujar Bayat.
Makanan lain yang kaya akan serat larut termasuk buncis, kacang polong hitam, kacang merah, apel, ubi, dan wortel.
Serat ini bisa dikonsumsi rutin setiap hari untuk membantu menurunkan kolesterol dan mencegah serangan stroke.
4. Makanan yang kaya potasium
Makanan kaya potasium seperti pisang, kiwi, alpukat, mangga, dan kacang-kacangan bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
Tekanan darah tinggi diketahui sebagai salah satu risiko stroke.
5. Protein
Dilansir dari Medical News Today, penelitian tahun 2017 mendapatkan bahwa mengonsumsi makanan cukup protein bisa menurunkan risiko stroke.
Salah satu makanan sumber protein tinggi adalah telur, kacang, lentil, salmon, tuna, juga tahu.
Itulah 5 jenis makanan yang bisa dikonsumsi untuk membantu mencegah stroke.
Selain rutin mengonsumsi makanan di atas, mencegah stroke juga bisa dilakukan dengan cara di bawah ini:
- Mengurangi makanan tinggi garam
- Mengurangi makanan tinggi lemak dan kolesterol
- Menghindari alkohol
- Menghindari rokok
- Olahraga secara rutin.