8 Cara Alami Menurunkan Kadar Gula Darah,Jaga Hidrasi Tubuh hingga Jalan Kaki Setelah Makan
TRIBUNHEALTH.COM – Menjaga kadar gula darah tetap sehat dapat membantu meningkatkan suasana hati dan tingkat energi.
Kadar gula darah yang tinggi secara kronis dapat menyebabkan peningkatkan risiko kesehatan seperti penyakit jantung, kehilangan penglihatan dan penyakit ginjal.
Penderita diabetes wajib menjaga kadar gula darah dalam angka normal untuk mencegah berbagai macam komplikasi yang tidak diinginkan.
Tak harus selalu dengan obat, menurukan kadar gula darah juga bisa dilakukan dengan cara alami.
Baca juga: 4 Minuman Penurun Gula Darah, Nomor 1 Mudah Ditemukan di Rumah
Cara Alami Menurunkan Kadar Gula Darah
Dikutip dari Health, berikut ini beberapa cara alami untuk menurunkan kadar gula darah.
1. Makan sarapan kaya protein
Sarapan tinggi protein dapat membantu menurunkan kadar darah setelah makan sepanjang hari.
Satu studi kecil yang melibatkan 12 orang dewasa yang sehat menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi sarapan tinggi protein mengalami penurunan kadar gula darah setelah sarapan, makan siang, dan makan malam, dibandingkan mereka yang mengonsumsi sarapan rendah kalori.
2. Tambahkan kacang-kacangan ke dalam pola makan Anda
Kacang-kacangan mencakup semua jenis kacang, seperti lentil, kacang polong, dan buncis.
Kelompok makanan ini kaya akan antioksidan dan beberapa vitamin dan mineral utama, serta mengandung kombinasi untuk protein dan karbohidrat berserat tinggi.
Sebuah tinjauan penelitian menemukan bahwa orang dewasa dengan dan tanpa diabetes tipe 2, makan lebih banyak kacang-kacangan meningkatkan kadar gula darah pasca makan dan regulasi jangka panjang, termasuk nilai HbA1c.
Ringkasan penelitian lainnya menyimpulkan bahwa pola makan berbasis kacang-kacangan secara konsisten menghasilkan perbaikan subtansial dalam pengendalian gula darah, lipid (lemak) darah, dan berat badan.
Baca juga: 8 Tips Konsumsi Makanan Sehat Bagi Penderita Diabetes, Salah Satunya Mengurangi Daging Olahan
3. Jalan kaki setelah makan
Berjalan kaki setelah makan memungkinkan tubuh Anda menggunakan karbohidrat yang Anda makan untuk menggerakkan otot, sehingga mengurangi kadar gula darah setelah makan.
Berjalan kaki juga meningkatkan efektivitas kerja insulin untuk membersihkan gula dari darah.
Sebuah penelitian terkini mengamati efek jalamn kaki pada 21 relawan muda yang sehat yang dibagi menjadi dua kelompok.
Kelompok pertama melakukan jalan cepat selama 30 menit setelah makan yang mengandung berbagai jumlah karbohidrat.
Kelompok lain menyelesaikan jalan cepat selama 30 menit setelah makan makanan campuran atau minuman tinggi karbohidrat.
Penelitian menemukan bahwa jalan cepat substansial mengurangi lonjakan gula darah pasca makan pada kedua kelompok.
Studi lain tahun 2022 menemukan bahwa meskipun jalan kaki dengan intensitas ringan lebih efektif, bahkan berdiri daripada duduk setelah makan menghasilkan kadar gula darah pasca makan yang lebih rendah.
Baca juga: Fakta Raspberry Bagus untuk Diabetes, Kaya Serat, Rendah Gula, dan Bagus untuk Kelola Gula Darah
4. Tetap terhidrasi
Hidrasi yang tepat juga dapat bermanfaat untuk mengatur kadar gula darah.
Penelitian telah menemukan hubungan terbalik antara asupan air dan risiko diabetes tipe 2, yang berarti asupan air yang lebih tinggi menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Studi terhadap 40 orang dengan diabetes tipe 2 menyimpulkan bahwa mereka yang minum satu liter air 30 menit sebelum makan mengalami perbaikan dalam pengaturan gula darah dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi air.
Setelah delapan minggu, orang-orang yang minum air sebelum makan juga mengonsumsi lebih sedikit kalori, kehilangan berat badan, memiliki ukuran pinggang yang lebih kecil, dan mengurangi kadar trigliserida dan kolesterol jahat (LDL).
5. Latihan ketahanan
Selain membangun otot dan kekuatan, latihan ketahanan dapat meningkatkan regulasi gula darah.
Penelitian menemukan bahwa hanya satu sesi latihan ketahanan sebelum makan secara signifikan mengurangi kadar gula darah setelah makan pada 10 pria yang tidak banyak bergerak dengan obesitas dan pradiabetes.
Studi kecil lainnya meneliti dampak berbagai aktivitas terhadap kadar gula darah setelah makan pada delapa orang penderita diabetes tipe 2.
Aktivitas tersebut meliputi duduk tanpa gangguan, berjalan kaki selama 30 menit, gabungan jalan kaki dan latihan aerobik selama 30 menit, dan latihan ketahanan sirkuti selama 15 menit.
Peneliti menemukan bahwa semua jenis latihan memperbaiki pengaturan kadar gula darah pasca makan, meskipun latihan ketahanan membutuhkan komitmen waktu.
Baca juga: 6 Kacang Berprotein Tinggi yang Dapat Membantu Mengelola Kadar Gula Darah
6. Makan lebih banyak alpukat
Alpukat mengandung lemak baik, vitamin, mineral, antioksidan, dan serat.
Menambahkannya ke dalam makanan terbukti membantu mengatur kadar gula darah.
Sebuah penelitian kecil yang melibatkaan 31 orang dengan berat badan tinggi atau obesitas membandingkan tiga makanan yang kalorinya sama, yang tidak mengandung alpukat, setengah alpukat, atau satu alpukat utuh.
Makanan dengan setengah atau satu alpukat utuh mengurangi kadar glukosa darah setelah makan dan memperbaiki aliran darah, dibandingkan dengan makanan tanpa alpukat.
7. Konsumsi lebih banyak makanan dan minuman fermentasi
Fermantasi adalah proses mengubah karbohidrat menjadi alkohol atau asam organik menggunakan mikroorganisme, ragi atau bakteri dalam kondisi anaerobik.
Makanan yang difermentasi meliputi kefir, kombucha, asinan kubis, tempe, natto, miso, kimchi, dan roti sourdouh.
Selain mendukung kesehatan pencernaan, penelitian menunjukkan bahwa fermentasi dapat memperlambat penyerapan karbohidrat, yang menyebabkan kadar gula darah lebih rendah setelah makan.
Baca juga: Tak Hanya Makanan Manis, 4 Makanan Ini Juga Harus Dihindari Penderita Diabetes
8. Puasa intermittent
Puasa intermittent (IF) telah menjadi strategi populer untuk menurunkan berat badan dan mendapatkan manfaat kesehatan lainnya, termasuk pengelolaan gula darah.
Ada beberapa cara melakukan IF, namun untuk mengelola kadar gula darah secara khusus, beberapa penelitian menunjukkan bahwa yang terbaik adalah mengonsumsi sebagian besar kalori pada saat sarapan, makan siang, dan menikmati makan malam yang lebih kecil dan lebih awal sebelum pukul 06.00 sore.
Penelitian lain menemukan bahwa makan di malam hari memperburuk regulasi gula darah setelah makan, bahkan pada orang dewasa yang sehat.
Namun, tinjauan penelitian terkini menemukan bahwa terlepas dari jenis intervensi IF tertentu, IF meningkatkan hasil kesehatan pada orang dengan kadar gula darah tinggi dan kolesterol tinggi.
Ini termasuk peningkatkan hemoglobin A1C atau HbA1c, tes darah yang mengukur kadar gula rata-rata selama tiga bulan sebelumnya.
HbA1c adalah salah satu tes yang umum digunakan untuk mendiagnosis pradiabetes dan diabetes.
Baca juga: 5 Khasiat Air Rebusan Ketumbar, Efektif Menurunkan Gula Darah Tinggi Penderita Diabetes Tipe 2
Baca berita lain seputar kesehatan di sini
Berikut ini suplemen Renovit untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh, klik di sini untuk mendapatkannya.
RENOVIT KAPLET merupakan multivitamin dan mineral yang digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan multivitamin dan mineral.
Vitamin dan mineral renovit bekerja sama untuk membantu menjaga kesehatan.
Indikasi Umum
Membantu memenuhi kebutuhan multivitamin dan mineral harian dan membantu menjaga kesehatan tubuh
Dosis : 1 kaplet per hari
Aturan Pakai : Dikonsumsi setelah makan
Efek Samping
– Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan sesuai dengan masing-masing individu.
– Jika terjadi efek samping yang berlebih dan berbahaya, harap konsultasikan kepada tenaga medis.
Berikut ini suplemen Renovit untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh, klik di sini untuk mendapatkannya.
(Tribunhealth.com)